Jakarta – Penyair Pulo Lasman Simanjuntak kembali menyuarakan kritik terhadap korupsi di Indonesia melalui dua puisi terbarunya. Karya ini menyoroti sejumlah kasus yang melibatkan mantan pejabat negara.
Puisi yang ditulis pada Agustus dan September 2025 itu menyoroti kasus korupsi yang diduga melibatkan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dan mantan Wakil Menteri Tenaga Kerja Immanoel Ebennezer.
“Saya akan ungkapkan kasus terakhir korupsi yang menjadikan mantan Menteri Pendidikan & Kebudayaan Nadiem Makarim yang telah menjadi tersangka kasus korupsi pengadaan laptop chromebook serta sebelumnya operasi tangkap tangan atau OTT mantan Wakil Menteri Tenaga Kerja Immanoel Ebennezer atau Noel baik oleh KPK maupun Kejaksaan Agung RI,” ujar Simanjuntak, Jumat (5/9/2025).
Simanjuntak juga menyinggung dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2014 yang menyeret nama mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Kasus ini masih dalam proses pemeriksaan oleh KPK.
Menurut Simanjuntak, puisi adalah “suara rakyat” yang kritis terhadap kondisi bangsa. Ia berharap karyanya dapat mewakili suara hati masyarakat.
Dua puisi terbaru Simanjuntak berjudul “Korupsi di Negeri Telapak Kaki” dan “Indonesia Darurat Korupsi – Episode Tiga”.










