Padang – Bank Nagari meningkatkan kewaspadaan nasabah terhadap potensi penipuan daring yang marak terjadi melalui media sosial. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap peningkatan aktivitas akun-akun palsu yang mengatasnamakan lembaga keuangan tersebut.

Dalam pengumuman yang disebarkan melalui kanal media sosial resmi, Bank Nagari menegaskan bahwa seluruh informasi terkait promosi dan produk hanya disalurkan melalui platform resmi perusahaan. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada akun-akun yang mengklaim sebagai perwakilan Bank Nagari, terutama yang meminta informasi pribadi atau menawarkan hadiah di luar jalur resmi.

“Info resmi produk dan promo Bank Nagari hanya dari sumber resmi,” demikian bunyi pernyataan Bank Nagari dalam unggahannya.

Adapun kanal resmi Bank Nagari yang dapat diakses oleh masyarakat luas meliputi situs web banknagari.co.id, serta akun media sosial terverifikasi di Instagram, TikTok, Facebook, dan YouTube dengan identitas Bank Nagari yang jelas.

Lebih lanjut, Bank Nagari mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan meningkatkan literasi digital. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir risiko menjadi korban penipuan dan tindak kejahatan siber. “Hati-hati penipuan dan tindak kejahatan social engeneering. Yuk cerdas bersoasial media,” tulis Bank Nagari dalam unggahan tersebut pada 16 Mei.

Sebelumnya, Bank Nagari telah secara aktif mengimbau nasabah untuk waspada terhadap berbagai modus penipuan daring, khususnya undian berhadiah palsu yang beredar melalui akun media sosial palsu. Modus ini seringkali menjanjikan hadiah menggiurkan seperti mobil atau uang tunai dengan tujuan mencuri data pribadi dan kode OTP.

Nasabah diingatkan untuk tidak mudah percaya, tidak mengklik tautan yang mencurigakan, tidak memberikan data pribadi seperti PIN, kode OTP, dan nomor rekening, serta selalu merujuk pada kanal resmi Bank Nagari, yaitu website, Instagram @banknagari.co.id, dan TikTok @banknagari.co.id.

“Ingat! Bank Nagari tidak pernah meminta data pribadi, PIN, OTP, atau password melalui telepon, pesan, maupun tautan. Selalu pastikan informasi yang Anda terima berasal dari sumber resmi Bank Nagari. Lindungi diri Anda, lindungi data Anda,” tegas pihak manajemen Bank Nagari melalui akun Instagram resmi mereka.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.