Limapuluh Kota – Harapan baru bagi dunia olahraga Kabupaten Limapuluh Kota muncul seiring dengan pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) periode 2025-2029. Pelantikan tersebut dilaksanakan pada Kamis (12/02/2026) di Aula Kantor Bupati Bukik Limau, Sarilamak, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah dan provinsi.

Momentum ini diharapkan dapat memacu semangat dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026. Peningkatan prestasi olahraga dan penguatan fondasi pembinaan atlet muda menjadi target utama.

Acara pelantikan dihadiri oleh Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang, Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha, pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, kepala OPD, Ketua KONI kabupaten/kota se-Sumbar, tokoh olahraga, serta ketua dan pengurus Pengkab cabang olahraga (cabor).

Ketua KONI Limapuluh Kota, Taufik Hidayatul Ihsan, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah terhadap kemajuan olahraga, termasuk komitmen anggaran dan penyediaan sarana prasarana menuju Porprov. Ia juga menyoroti peningkatan kesadaran olahraga di kalangan generasi muda.

“Meningkatnya aktivitas dojo karate, dojang taekwondo, tren sepatu roda, perkembangan biliar, hingga minat tenis meja dan bulutangkis menandakan tumbuhnya kesadaran olahraga di kalangan generasi muda,” ungkap Taufik, yang juga mengamati aktivitas pembinaan yang semakin aktif di sekolah sepak bola dan berbagai cabor lainnya.

Taufik menekankan perlunya mengarahkan perkembangan ini pada pembinaan berkelanjutan, agar tidak hanya menjadi tren sesaat. Menurutnya, KONI dan cabor memiliki peran penting dalam membangun sistem pembinaan yang serius, disertai kompetisi rutin untuk melahirkan atlet berprestasi.

Taufik juga mengingatkan bahwa olahraga dapat menjadi benteng bagi generasi muda dari pengaruh negatif, seperti penyalahgunaan gawai, narkoba, dan pergaulan bebas. Ia mencontohkan keberhasilan tim futsal nasional sebagai bukti pentingnya pembinaan jangka panjang dan kompetisi profesional.

Taufik memaparkan capaian Porprov 2018, di mana Limapuluh Kota meraih 50 medali emas, 49 perak, dan 81 perunggu, serta menempati peringkat ke-empat di Sumbar. Daerah ini bahkan menjadi juara umum di cabang atletik, menembak, dan balap sepeda. “Capaian ini tentunya akan menjadi modal optimisme kita untuk ikut serta dan mendulang prestasi pada Porprov 2026 mendatang,” ujarnya.

Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menekankan pentingnya komitmen pengurus terhadap janji organisasi dan pelaksanaan kerja sesuai aturan. Ia memastikan Porprov Sumbar XI akan digelar pada 2 Oktober 2026 dengan 48 cabang olahraga yang dipertandingkan, setelah vakum selama beberapa tahun. “Saya yakin dan percaya, ketua umum dan pengurus KONI Limapuluh Kota yang baru saja dilantik, akan mampu membawa kemajuan pembinaan dan prestasi para atlet di semua cabang olahraga. Saya ucapkan selamat kepada seluruh pengurus,” katanya.

Bupati Limapuluh Kota, Safni, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga. Meskipun berada di tengah efisiensi anggaran, ia meminta agar kondisi tersebut tidak menghambat program pembinaan atlet demi mengharumkan nama daerah.

Safni optimistis bahwa kolaborasi antara pemerintah, KONI, dan seluruh pemangku kepentingan akan mampu meningkatkan prestasi olahraga Limapuluh Kota. Ia berharap pengurus baru akan menghadirkan semangat baru dan tata kelola profesional yang berorientasi pada peningkatan prestasi olahraga. “Saya juga mengajak semua pihak, mari kita sama-sama ikut merangkul para generasi muda agar aktif berolahraga, sekaligus membangun karakter dan daya saing menuju target prestasi lebih tinggi di Porprov 2026,” pungkas Safni.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.