Jakarta – Timnas Indonesia U-17 gagal melaju ke babak gugur Piala Dunia U-17 2025. Garuda Muda hanya mampu finis di posisi ketiga Grup H.
Meskipun meraih kemenangan atas Honduras, tiga poin yang dikumpulkan tidak cukup untuk membawa Indonesia lolos sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik.
Tim asuhan Nova Arianto itu berada di bawah Brasil dan Zambia, serta di atas Honduras di klasemen akhir Grup H.
Dalam dua pertandingan sebelumnya, Indonesia harus mengakui keunggulan Zambia (1-3) dan Brasil (0-4).
Kemenangan 2-1 atas Honduras menjadi satu-satunya hasil positif yang diraih Garuda Muda.
Namun, dengan selisih gol -5, Indonesia kalah bersaing dengan Meksiko yang memiliki selisih gol -2 untuk memperebutkan tiket lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Pengamat sepak bola, Ronny Pangemanan, memberikan apresiasi terhadap perjuangan Timnas U-17 di Piala Dunia U-17 2025.
Ia menilai bahwa pencapaian Garuda Muda sangat membanggakan.
“Setidaknya timnas U-17 sudah membuat sejarah pertama kali menang di ajang Piala Dunia U-17 setelah mengalahkan Honduras 2-1,” ujarnya.
Meskipun tersingkir di fase grup seperti edisi sebelumnya pada 2023, Indonesia kali ini mencatatkan kemenangan perdana di ajang tersebut.
Selain itu, Garuda Muda lolos ke putaran final melalui jalur kualifikasi, bukan karena status tuan rumah seperti dua tahun lalu.
Ronny menambahkan bahwa lolos kualifikasi dan tampil di Piala Dunia merupakan pencapaian yang membanggakan bagi Timnas U-17.
“Lolos dari kualifikasi untuk tembus putaran final Piala Dunia U-17 di Qatar, menjadi kebanggaan dan ini tak mudah,” katanya.
Di bawah asuhan Nova Arianto, Timnas Indonesia U-17 memastikan tempat di Piala Dunia U-17 Qatar setelah mencapai perempat final Piala Asia U-17 2025.
Saat itu, mereka mencatat kemenangan atas Korea Selatan (1-0), Yaman (4-1), dan Afganistan (2-0).
Namun, langkah mereka terhenti di perempat final setelah kalah 0-6 dari Korea Utara.
“Kita menang tiga kali di grup lawan Korsel, Yaman, dan Afganistan. Sampai di titik ini sudah menjadi kebanggaan bagi Indonesia,” pungkas Ronny.
Timnas U-17 Indonesia mengakhiri turnamen dengan tiga poin dari satu kemenangan. Pencapaian ini lebih baik dibandingkan penampilan mereka sebagai tuan rumah pada 2023, di mana mereka hanya meraih dua poin dari dua hasil imbang dan satu kekalahan.












