Padang – Pemerintah Kota Padang memperluas program inklusif untuk penyandang disabilitas pasca-banjir bandang yang melanda kota tersebut pada 28 November 2025. Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan hak-hak kelompok rentan terpenuhi.

Dinas Sosial Kota Padang telah menyalurkan bantuan langsung kepada 33 penyandang disabilitas yang terdampak banjir. “Iya, ada 33 orang saudara kita yang disabilitas yang menjadi korban terdampak banjir lalu, mereka sudah kita bantu,” kata Eri Sendjaya pada Kamis (18/12/2025). Bantuan tersebut meliputi kebutuhan dasar seperti pakaian dan makanan.

Fadly Amran menegaskan komitmen pemerintah kota untuk memberikan perhatian khusus kepada penyandang disabilitas. Menurutnya, perhatian ini diwujudkan melalui pemenuhan layanan dasar dan perlindungan sosial. “Perhatian itu berupa jaminan kesehatan gratis, bantuan permakanan, usaha ekonomi produktif dan bantuan alat bantu kemandirian dan lainnya,” ujarnya.

Pemerintah Kota Padang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang inklusif. Hal ini dapat dicapai melalui regulasi dan kebijakan yang mendukung, program kegiatan yang relevan, serta budaya masyarakat yang inklusif. “Kita bisa meningkatkan partisipasi aktif penyandang disabilitas dalam pembangunan, dan mendorong terbukanya akses layanan publik yang ramah disabilitas,” pungkasnya.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.