Padang – Pemerintah Kota Padang dan Kementerian Agama Kota Padang tengah merancang sinergi strategis untuk memajukan pendidikan keagamaan dan keterampilan di wilayah tersebut. Rencana utama dari kolaborasi ini adalah pembentukan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kejuruan yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan dukungan tersebut saat menghadiri Tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama di aula Kantor Kemenag Kota Padang, Kamis (8/1/2026). Ia menegaskan bahwa inisiatif ini adalah bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan pendidikan keagamaan yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masa depan.
“Pemerintah Kota Padang memandang penting pengembangan madrasah yang tidak hanya kuat secara keagamaan, tetapi juga memiliki keterampilan kejuruan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pemerintah kota siap bekerja sama dengan Kementerian Agama untuk mewujudkan pembangunan MAN Kejuruan di Kota Padang.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kemenag dinilai penting dalam menciptakan lembaga pendidikan yang mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya berkarakter dan kompeten, tetapi juga siap berkontribusi dalam pembangunan daerah. Sinergi ini juga mencakup penyelarasan perencanaan dan kebijakan pendidikan agar sejalan dengan arah pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan sektor sumber daya manusia.
Kepala Kemenag Kota Padang, Edy Oktafiandi, menyatakan bahwa pembangunan MAN Kejuruan bukanlah tugas yang mudah dan memerlukan dukungan dari berbagai pihak. “Penguatan madrasah, termasuk rencana MAN Kejuruan, membutuhkan sinergi lintas sektor,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa dukungan dari pemerintah daerah akan sangat menentukan keberhasilan dan keberlanjutan program pendidikan madrasah.
Melalui penguatan sinergi ini, Pemko Padang dan Kemenag Kota Padang berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama berkelanjutan dalam pengembangan pendidikan keagamaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan pembangunan Kota Padang.










