Bayang Utara – Dampak banjir bandang dan longsor di Kabupaten Pesisir Selatan terus diatasi. Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan bergegas mengambil langkah cepat untuk memulihkan akses transportasi yang terputus menuju Kampung Ngalau Gadang, Kecamatan IV Bayang Utara.

Sebagai solusi sementara, pemerintah daerah memilih pemasangan gorong-gorong plat baja, yang dikenal juga dengan istilah Aramco. Fahresi Eka Siska, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten Pesisir Selatan, menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk mempercepat pemulihan akses bagi masyarakat. “Kalau menunggu jembatan permanen, tentu butuh waktu lama,” ujarnya.

Dana sebesar Rp1,9 miliar telah dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten untuk membiayai penanganan darurat ini. Eka menjelaskan, “Kami sudah menyiapkan pemasangan gorong-gorong plat baja atau Aramco berdiameter tujuh meter. Ini pengganti jembatan yang putus, dan anggarannya sekitar Rp1,9 miliar dari APBD kabupaten.”

Pertimbangan efisiensi waktu dan kondisi medan yang menantang menjadi dasar pemilihan Aramco sebagai solusi sementara. Eka menambahkan, “Dengan Aramco, kita kejar dulu fungsi akses supaya masyarakat bisa beraktivitas kembali.”

Dinas PUTR Pessel menargetkan pekerjaan pemasangan Aramco dapat dimulai dalam waktu dekat. “Perkiraan kami, Februari ini sudah mulai pekerjaan di lapangan,” kata Eka. Pihaknya berupaya secepat mungkin agar akses bisa segera dibuka. Selain pemasangan Aramco, Dinas PUTR Pessel juga berencana mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menghalangi jalan menuju Kampung Ngalau Gadang.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.