Palembayan – Pemerintah Kabupaten Agam tengah menggalakkan upaya pembangunan hunian tetap (Huntap) di Kecamatan Palembayan, sebagai respons terhadap dampak bencana yang melanda wilayah tersebut. Fokus utama adalah menyediakan tempat tinggal permanen yang layak bagi warga yang kehilangan rumah akibat bencana alam.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Agam telah mengalokasikan lahan seluas dua hektare di kawasan Balai Benih Ikan (BBI) Gumarang, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan. Lahan ini diproyeksikan menjadi lokasi pembangunan Huntap.
Bupati Agam, Benni Warlis, saat meninjau lokasi pembangunan pada Selasa (23/12), menyatakan bahwa persiapan Huntap berjalan paralel dengan penyediaan hunian sementara (Huntara). “Selain berupaya menyediakan Huntara yang memadai, kami juga fokus pada pembangunan Huntap agar warga terdampak secepatnya bisa memiliki rumah yang permanen,” ujarnya.
Saat ini, empat unit alat berat telah dikerahkan untuk melakukan pembersihan dan perataan tanah di lokasi yang telah ditetapkan. Proses leveling ini dianggap penting sebelum konstruksi Huntap dapat dimulai. “Kami berharap proses pembersihan lahan segera rampung agar pembangunan Huntap bisa dikebut,” imbuhnya.
Pemerintah Kabupaten Agam juga membuka pintu bagi para donatur yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan Huntap. Kontribusi dari pihak swasta maupun perorangan sangat diharapkan untuk mewujudkan hunian yang layak bagi warga terdampak bencana. “Jika ada donatur yang ingin terlibat dalam pembangunan Huntap di lokasi ini, tentu kami akan menyambutnya dengan gembira,” kata Benni.
Meskipun demikian, Benni memastikan bahwa pembangunan Huntap tetap akan berjalan meskipun tanpa bantuan donatur. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) telah menyatakan kesiapannya untuk terlibat dalam proyek ini. “Nantinya, bentuk Huntap yang akan dibangun akan serupa dengan Huntap yang sudah ada di Lubuk Basung,” jelasnya.
Sembari menunggu selesainya pembangunan Huntap, warga terdampak bencana akan terlebih dahulu menempati Hunian Sementara (Huntara) yang saat ini juga sedang dalam proses pembangunan. Benni menekankan bahwa percepatan pembangunan Huntap merupakan perhatian khusus dari Presiden Republik Indonesia. “Pak Presiden berpesan agar Huntap ini bisa segera dibangun dan ditempati oleh warga yang terdampak bencana,” pungkasnya.











