Padang – Pemerintah melalui Kementerian UMKM meluncurkan layanan satu atap bernama Klinik UMKM Bangkit untuk membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdampak bencana. Layanan ini menyasar UMKM di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta akan mulai beroperasi pada Selasa, 30 Desember. Hal tersebut disampaikan Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam konferensi pers di Jakarta Selatan pada Senin (29/12).

Maman Abdurrahman menjelaskan, Klinik UMKM Bangkit akan menawarkan tiga layanan utama. Ketiganya meliputi layanan pembiayaan, layanan belanja produk lokal, dan layanan produksi. Setiap layanan akan berkoordinasi, bersinergi, dan berkolaborasi dengan mitra-mitra terkait untuk memastikan bantuan komprehensif.

Untuk pembiayaan, Kementerian UMKM telah berkoordinasi dengan 16 bank penyalur, 6 lembaga penjamin, serta Kementerian/Lembaga terkait seperti Kemenko Perekonomian, Kementerian Keuangan, OJK, Bank Indonesia, dan Baznas. Sementara itu, layanan belanja produk lokal berfokus pada penyerapan hasil UMKM dari daerah bencana, dengan menggandeng 22 mitra untuk mencari pasar di luar wilayah terdampak.

Pada layanan produksi, klinik ini akan mendorong percepatan produksi dan peningkatan produktivitas produk UMKM. Maman menambahkan bahwa ia akan langsung turun ke lapangan untuk memastikan operasional klinik dimulai pada Selasa (30/12).

Secara geografis, Klinik UMKM Bangkit akan tersebar di tiga provinsi. Di Aceh, layanan ini tersedia di empat titik: Banda Aceh, Pidie Jaya, Aceh Tamiang, dan Aceh Utara. Sumatera Utara memiliki dua titik, yaitu Kota Medan dan Tapanuli Tengah, sementara Sumatera Barat akan fokus pada satu titik di Kota Padang.

Maman juga menjelaskan metode kerja klinik ini akan menggunakan skema dua arah. Pihak klinik akan proaktif menyambangi UMKM terdampak, sekaligus menunggu laporan dari pelaku UMKM. Kolaborasi melibatkan pemerintah kabupaten, provinsi, Kementerian UMKM, dan didukung Kementerian Dalam Negeri untuk pendekatan “jemput bola” dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.