Pesisir Selatan – Pemerintah pusat menyetujui pembangunan tiga jembatan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Keputusan ini diambil setelah peninjauan jembatan sementara di Nagari Koto Rawang, yang sebelumnya memakan korban jiwa.
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, meninjau langsung kondisi jembatan pada Kamis (14/8/2025). Ia didampingi oleh Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim.
Vasko menegaskan, pembangunan jembatan permanen menjadi prioritas utama. Tujuannya adalah untuk menjamin keamanan aktivitas warga.
“Kita bangun dulu jembatannya, ini kan goyang-goyang. Takutnya membahayakan masyarakat,” kata Vasko saat peninjauan.
Sebelumnya, Pemerintah Daerah telah mengusulkan perbaikan beberapa jembatan di Pesisir Selatan. Namun, sebagian usulan sempat tertahan karena keterbatasan anggaran di pusat.
Anggota DPR RI, Andre Rosiade, mengungkapkan bahwa tiga dari lima titik yang diusulkan akan dibangun dengan anggaran pemerintah pusat. Ketiga jembatan tersebut adalah jembatan gantung Koto Rawang Salido, jembatan gantung Limau Gadang Lumpo, dan jembatan gantung Duku di Subarang Solok.
Vasko menjelaskan, langkah ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pembangunan infrastruktur vital di Sumatera Barat. Terutama yang berdampak langsung pada perekonomian dan kesejahteraan warga.
“Insya Allah di era Pak Prabowo, kita bangun Sumatera Barat lebih cepat, khususnya di Pesisir Selatan. Infrastruktur ini sangat penting untuk ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap proses konstruksi dapat segera dimulai tahun ini. Pembangunan jembatan diharapkan tidak hanya meningkatkan keselamatan warga, tetapi juga memperlancar distribusi barang dan memperkuat perekonomian daerah.











