Pariaman – Pemerintah Kota Pariaman berupaya memulihkan perekonomian pedagang kecil yang terdampak bencana hidrometeorologi dengan menyalurkan bantuan sembako. Sebanyak 109 pedagang Pasar Pagi dan Pasar Basah menerima bantuan tersebut dalam acara yang digelar di ruang rapat Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindag Kop dan UKM) Kota Pariaman, Sabtu (10/1).
Pemerintah menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap para pedagang yang mengalami kesulitan ekonomi akibat bencana. “Pedagang pasar merupakan salah satu kelompok yang paling cepat merasakan dampak ekonomi saat bencana terjadi,” ungkapnya. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para pedagang dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Ia menambahkan, bantuan ini adalah “bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan mereka tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok keluarga di masa sulit ini.”
Bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Pariaman beberapa waktu lalu telah mengganggu aktivitas perdagangan dan menurunkan daya beli masyarakat. Kondisi ini berdampak signifikan pada pendapatan para pedagang kecil. Pemerintah berharap bantuan sembako ini dapat menjadi stimulus untuk memulihkan kondisi ekonomi pasar.
Selain memberikan bantuan, pemerintah juga mengimbau para pedagang untuk bersama-sama menata lapak di pinggir jalan agar menciptakan lingkungan belanja yang nyaman bagi pembeli. Pemerintah mengajak seluruh pedagang untuk bersama menata kerapian lapak, dengan harapan “Melalui bantuan ini, Kami berharap geliat ekonomi di pasar dapat segera kembali normal.”










