Jakarta – Pemerintah Indonesia terus memacu pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Program yang dirancang untuk memperkuat sumber daya manusia ini, difokuskan pada pemutusan rantai kemiskinan struktural.
Sekolah Rakyat, yang merupakan wujud kolaborasi antara berbagai kementerian dan pemerintah daerah, didesain sebagai model pendidikan inklusif. Model ini bertujuan untuk menjangkau kelompok rentan dan wilayah dengan keterbatasan infrastruktur. Saat ini, percepatan pembangunan telah memasuki fase penting dengan perluasan cakupan secara nasional.
Menurut Dody Hanggodo pada Minggu (15/2), pembangunan Sekolah Rakyat adalah perwujudan komitmen pemerintah dalam menyediakan infrastruktur pendidikan yang layak, aman, dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya kualitas sarana dan prasarana pendidikan sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang unggul dan berdaya saing. “Penyediaan infrastruktur pendidikan yang memadai menjadi fondasi penting untuk mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya. Ditegaskan pula bahwa fasilitas Sekolah Rakyat akan dibangun secara cepat, tepat, dan berkualitas agar segera dapat dimanfaatkan.
Dody menambahkan, percepatan pembangunan dilakukan dengan pendekatan manajemen proyek yang terukur dan pengawasan ketat untuk memastikan kualitas tetap terjaga. Pembangunan fisik, menurutnya, tidak boleh mengorbankan standar mutu, mengingat sekolah adalah tempat generasi masa depan tumbuh. “Melalui percepatan pembangunan ini, Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi motor penggerak pemerataan pendidikan sekaligus sarana peningkatan kualitas hidup masyarakat di berbagai daerah,” katanya.
Abdul Mu’ti menekankan bahwa Sekolah Rakyat dirancang sebagai ruang tumbuh yang memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik secara optimal. Ia menjelaskan bahwa sekolah bukan hanya tempat transfer ilmu, tetapi juga wahana pembentukan karakter dan kepemimpinan. “Sekolah ini adalah tempat generasi muda tumbuh dan berkembang menjadi calon pemimpin bangsa yang hebat,” ungkapnya, seraya menambahkan bahwa investasi pada infrastruktur pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang dampaknya melampaui satu generasi.
Dengan pendekatan komprehensif ini, Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga meningkatkan kualitas hasil belajar. Kurikulum, kualitas tenaga pendidik, serta dukungan fasilitas penunjang dirancang untuk memenuhi standar nasional pendidikan.










