Batusangkar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar tengah memprioritaskan pembangunan infrastruktur pengendali banjir, sabodam, di wilayah-wilayah yang rentan terhadap bencana alam. Dengan alokasi dana sebesar Rp285 miliar dari APBN, proyek ini diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat.

Menurut keterangan dari Bidang PSDA Dinas PUPR Tanah Datar, pembangunan sembilan sabodam akan difokuskan pada tiga sungai utama yang sering meluap. “Pagu dananya ada sekitar Rp285 miliar, Insyaallah tahun depan akan segera dimulai, mohon doanya,” ungkapnya.

Sungai Jambu, Anai, dan Pagu-Pagu menjadi prioritas utama dalam pembangunan sabodam ini. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap dampak bencana yang masih dirasakan oleh masyarakat setempat. Pemerintah daerah berharap pembangunan sabodam ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga.

Dinas Pekerjaan Umum Tanah Datar menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses pembangunan sabodam di sekitar area terdampak bencana. Pemerintah daerah berharap proyek ini dapat segera terealisasi dan memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat dari potensi bencana serupa di masa mendatang.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.