Barcelona – Kemenangan Barcelona 2-0 atas Osasuna diwarnai kontroversi. Gol penyama kedudukan Osasuna dianulir wasit, memicu protes keras dari kubu tim tamu.

Blaugrana menang susah payah setelah Raphinha memecah kebuntuan di menit ke-70. Namun, keputusan wasit menganulir gol Osasuna menjadi sorotan utama.

Insiden bermula saat tendangan bebas Osasuna berujung gol. Wasit menganulir gol tersebut karena Alejandro Catena dianggap melanggar kiper Barcelona, Joan Garcia, sebelum bola masuk ke gawang.

Bangku cadangan Osasuna berkeyakinan Catena dijatuhkan terlebih dahulu. Mereka merasa seharusnya timnya mendapat penalti.

Pelatih Osasuna, Alessio Lisci, mengaku bingung dengan keputusan wasit. “Saya ingin melihatnya dari sudut pandang lain, karena TV tidak banyak menayangkannya,” ujarnya dikutip Barca Universal.

Lisci menyoroti dugaan pelanggaran terhadap pemainnya sebelum insiden dengan kiper Barcelona. “Saya tidak begitu paham soal aturan di sisi ini, tapi saya ingin memahaminya, karena [Alejandro] Catena tidak jatuh sendiri, melainkan jatuh karena kakinya saling bertautan, dan saya tidak tahu apakah itu disebabkan oleh Eric.”

Menurut Lisci, wasit seharusnya konsisten dalam menilai dua momen tersebut. “Jika apa yang terjadi pada Catena tidak disengaja dan dianggap sebagai pelanggaran terhadap penjaga gawang, maka benturan sebelumnya juga tidak disengaja. Atau, kedua momen tersebut bukanlah pelanggaran.”

Lisci menegaskan kritiknya bukan ditujukan kepada wasit utama, melainkan kepada VAR. “Saya tidak mengerti mengapa wasit video tidak turun tangan kemudian. Mungkin peraturan menetapkan hal yang berbeda. Saya akan menanyakan hal itu, dan mungkin mereka akan menjawab saya. Saya tidak tahu,” pungkasnya.

Kontroversi ini menambah panjang daftar perdebatan soal peran VAR dalam laga-laga krusial.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.