Padang – Pemerintah Kota Padang terus berupaya mempercepat pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada November 2025 lalu, salah satunya melalui sinergi dengan berbagai pihak. Bentuk dukungan konkret datang dari Peduli Sumatera Barat (Sumbar) yang menyalurkan bantuan senilai Rp 534.950.000.
Bantuan tersebut secara simbolis diterima oleh Wakil Wali Kota Padang dari Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) BPBD Sumbar, Joko Siswoyo, di Palanta, kediaman resmi Wali Kota Padang, pada Rabu (18/3/2026). Dana ini diprioritaskan bagi penerima Dana Tunggu Hunian (DTH) tahap pertama dan penghuni Hunian Sementara (Huntara) Mandiri di Kelurahan Kapalo Koto.
“Ini bukti kita di Sumbar solid menghadapi bencana. Penanganan bisa cepat karena kebersamaan,” ujar Maigus Nasir, menekankan pentingnya kolaborasi dalam penanganan bencana. Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Padang sedang mengupayakan penyediaan lahan untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap) sebagai solusi jangka panjang bagi warga terdampak.
Joko Siswoyo menjelaskan bahwa bantuan DTH dari Peduli Sumbar akan segera dicairkan menjelang Hari Raya Idul Fitri, dengan alokasi Rp1 juta per kepala keluarga (KK). “Bantuan ini diharapkan membantu pemulihan warga terdampak bencana hidrometeorologi di Padang,” katanya.










