Jakarta – Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau (PBKM) Provinsi DKI Jakarta menggelar rapat kerja yang berfokus pada penguatan peran perempuan Minang dalam keluarga dan masyarakat. Acara ini diselenggarakan untuk merumuskan strategi pelestarian nilai-nilai budaya Minangkabau di tengah gempuran modernisasi.
Rosita Medina, Ketua PBKM DKI Jakarta, menyoroti esensi peran perempuan Minang sebagai fondasi pendidikan moral dalam keluarga. “Kaum perempuan Minang mesti selalu diingatkan bahwa peranan ibu dalam keluarga merupakan pusat pendidikan moral serta berperan sebagai pemegang tali matrilineal,” tegasnya saat rapat kerja di Hotel Balairung, Matraman.
Wesnina, Pembina PBKM DKI Jakarta, menekankan pentingnya keterlibatan aktif perempuan Minang dalam kegiatan sosial dan pembangunan. Ia menyatakan, “Kepengurusan PBKM DKI Jakarta perlu merinci program kerja tahunan dan lima tahunan sesuai periodesasi kepengurusan. Dengan demikian Eksistensi Bundo Kanduang diperantauan ibukota negara dirasakan masyarakat Minang, baik diperantauan maupun di ranah Bundo.”
Puti Reno Raudha Thaib, Ketua Umum DPP PBKM, menuturkan bahwa rapat kerja ini krusial bagi pengurus baru untuk memahami esensi organisasi Bundo Kanduang Minangkabau. “Raker wahana memahami AD/Art Sehingga kita paham untuk apa kita ada di organisasi tersebut. Semoga kita semua selalu dalam berkah Allah SWT Aamiin YRA. Selamat dan sukses selalu buat PBKM DKI Jakarta,” ujarnya.
Erni Abas, Ketua Panitia Rapat Kerja, menjelaskan bahwa tujuan utama rapat kerja ini adalah untuk memastikan pemahaman mendalam tentang misi organisasi dan rencana implementasinya. “Rapat Kerja ini dilaksanakan sehari dengan tujuan agar penjelasan setiap bidang bisa diulas lebih dalam dan menyeluruh,” terangnya.
Lebih lanjut, Erni Abas menambahkan bahwa antusiasme peserta tetap tinggi meski kegiatan dilaksanakan di bulan Ramadan. Rangkaian acara rapat kerja pada 21 Februari diisi dengan kegiatan buka bersama, ceramah agama oleh Ustad H. Ahyar, serta pemberian santunan kepada anak yatim. “Agar tidak jenuh, kami acara Raker kami rangkai dengan Buka bersama dengan menghadirkan penceramah Ustad H.Ahyar dan dipenghujung acara kami atas nama PBKM DKI Jakarta juga menyerahkan santunan kepada anak yatim,” pungkasnya.
Rapat kerja dan buka bersama PBKM DKI Jakarta ini terlaksana berkat dukungan dari pengurus dan pembina PBKM DKI Jakarta, termasuk Empi Muslion.











