Pasaman Barat – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melakukan pelantikan sejumlah pejabat struktural di Aula Kantor BKPSDM pada Selasa, 9 Desember 2025, sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak penanganan bencana yang tengah melanda wilayah tersebut. Langkah ini diambil untuk mengisi kekosongan jabatan eselon II yang ditinggalkan oleh pejabat yang memasuki masa pensiun, serta melakukan rotasi di tingkat administrator dan pengawas.

Menurut keterangan resmi, pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian tahapan seleksi yang ketat, termasuk lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT), penilaian mendalam oleh Tim Baperjakat, hingga keluarnya Persetujuan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Proses ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dalam memastikan bahwa pejabat yang menduduki posisi strategis adalah individu yang kompeten dan memenuhi syarat.

Bupati Pasaman Barat, Yulianto, dalam sambutannya menekankan pentingnya tanggung jawab dalam mengemban amanah jabatan. “Amanah ini harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa setiap pelaksanaan tugas akan dievaluasi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Lebih lanjut, Yulianto mengingatkan bahwa saat ini Pasaman Barat tengah fokus pada penanganan dampak bencana. Ia mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk berkolaborasi aktif dalam membantu masyarakat yang terdampak. “Kondisi daerah kita sedang tidak mudah,” ujarnya. Ia berharap dengan kerjasama dan izin Tuhan, bencana ini dapat segera teratasi.

Pemerintah daerah mengharapkan para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru dan memberikan kinerja yang optimal serta penuh semangat dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Diharapkan, perombakan birokrasi ini dapat mempercepat dan mengefektifkan penanganan bencana di Pasaman Barat.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.