Padang – Pemerintah Kota Padang berupaya meredam potensi lonjakan harga bahan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru dengan menggelar Pasar Murah. Langkah ini diambil menyusul terjadinya banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di kota tersebut.
Dinas Perdagangan Kota Padang memastikan bahwa infrastruktur pasar tradisional tetap berfungsi normal pasca-bencana. “Iya, seembilan pasar tidak satu pun yang terkena banjir,” ungkap perwakilan Dinas Perdagangan pada hari Sabtu (6/12/2025), menegaskan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat dapat terus berjalan.
Sembilan pasar yang dimaksud meliputi Pasar Raya, Pasar Alai, Pasar Nanggalo, Pasar Ulak Karang, Pasar Tanah Kongsi, Pasar Sawahan, Pasar Belimbing, Pasar Bandar Buek, serta Pasar Lubuk Buaya. Pasar-pasar ini memegang peranan penting sebagai pusat perputaran ekonomi di Kota Padang.
Lebih lanjut, pihak berwenang menjelaskan bahwa dampak banjir hanya berupa genangan air sementara di beberapa lokasi. “Di kesembilan pasar hanya ditemui genangan ketika itu. Tidak ada yang terendam banjir,” jelasnya.
Inisiatif Pasar Murah diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam menjaga stabilitas harga. Dinas Perdagangan Kota Padang menyatakan bahwa program ini akan segera direalisasikan sebagai respons terhadap kekhawatiran masyarakat akan kenaikan harga bahan pokok.










