Pariaman – Gerakan Pramuka Kota Pariaman menggelar lomba video kreatif pengelolaan sampah di rumah. Lomba ini menjadi bagian dari upaya mengatasi masalah sampah yang mendesak di kota tersebut.
Video karya pelajar SMA diapresiasi karena dinilai inspiratif. Ketua Kwarcab 16 Pramuka Kota Pariaman, Mulyadi, menyebut video tersebut bagus meski dibuat hanya dengan menggunakan telepon seluler.
Masalah sampah menjadi perhatian serius di Kota Pariaman. Pemerintah kota bahkan mendapat peringatan dari Kementerian Lingkungan Hidup terkait TPA yang terancam ditutup.
Lomba video kreatif ini bertema “Pramuka Mengelola Sampah di Rumah, Kreatif, Peduli, dan Menginspirasi”. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah dari rumah.










