Tanah Datar – Evakuasi korban kecelakaan beruntun di jalur penurunan Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, masih berlangsung hingga hari ini. Insiden yang melibatkan tiga truk dan sejumlah sepeda motor tersebut telah merenggut enam nyawa.

Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang sempat menerapkan sistem buka tutup jalan di jalur utama yang menghubungkan Padang Panjang dengan Bukittinggi. Langkah ini diambil sebagai upaya mengurai kemacetan yang terjadi akibat kecelakaan tersebut, sekaligus mempermudah proses penanganan di lokasi kejadian.

Menurut keterangan dari Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang, korban terakhir yang berhasil dievakuasi adalah seorang pengemudi truk bermuatan pupuk. “Saat dievakuasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.

Penyebab utama kecelakaan diduga akibat truk yang mengalami masalah pada sistem pengereman atau rem blong saat melintasi jalan menurun dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang. Akibatnya, truk tersebut menabrak sejumlah kendaraan lain yang berada di depannya.

Lebih lanjut, Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang menyatakan bahwa situasi lalu lintas di kawasan Panyalaian telah kembali normal dan dapat dilalui oleh para pengguna jalan. Meskipun demikian, petugas di lapangan masih terus melakukan proses evakuasi terhadap kendaraan-kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. “Meskipun demikian, proses evakuasi terhadap bangkai kendaraan-kendaraan yang terlibat kecelakaan masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan,” tambahnya.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.