Padang – Warga Padang Utara dapat bernapas lega setelah penantian panjang, menyusul kabar pulihnya pasokan air bersih. Intake Palukahan, yang sempat terhenti operasinya, kini telah kembali berfungsi.
Pada Rabu (24/5/2025), anggota DPR RI, Zigo Rolanda, melakukan peninjauan langsung ke lokasi Intake Perumda AM Kota Padang di Palukahan, Koto Tangah. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa fungsi intake darurat berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Sesuai target kita, pekan ini uji coba intake Palukahan sudah berhasil, air sudah masuk kembali dengan kapasitas pipa 250 liter perdetik,” ujar Zigo saat berada di lokasi.
Dengan beroperasinya kembali intake Palukahan, Instalasi Pengolahan Air (IPA) Palukahan juga dapat difungsikan kembali. “Dari pantauan kita sekarang sudah berfungsi, jadi airnya sudah bisa disalurkan ke pelanggan di wilayah layanan Utara Perumda AM Kota Padang,” lanjutnya. Diharapkan, air bersih sudah dapat dinikmati oleh pelanggan di wilayah utara selambatnya pada hari berikutnya.
Zigo juga menyampaikan dukungannya terhadap upaya normalisasi intake agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga pelayanan air bersih dapat kembali maksimal. “Ke depan kita mendorong bagaimana menormalisasi intake. Kita bersyukur dukungan penuh dari Kementrian PU sehingga intake ini berfungsi kembali,” ungkapnya.
Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, menjelaskan bahwa dengan berfungsinya intake tersebut, layanan air bersih di Kota Padang telah mencapai lebih dari 90 persen. “Tadi sudah kita uji coba, pipa yang baru dipasang sudah berfungsi seperti yang kita harapkan, dalam waktu dekat air segera kita alirkan ke rumah-rumah pelanggan,” jelasnya.
Hendra mengakui bahwa Perumda AM membutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk menormalisasi intake secara menyeluruh. Kolam penampungan intake akan dipindahkan ke posisi yang lebih tinggi, dan infrastruktur pendukung lainnya akan dibangun kembali. “Sekarang ini adalah darurat, ada dua pipa High Density Polyethylene (HDPE) 250 mm bantuan Kementrian PU yang sudah terpasang. Kemudian kita juga melanjutkan pemasangan pipa HDPE 40 mm,” terangnya.
Dalam kunjungan sebelumnya, Zigo Rolanda bersama perwakilan dari Kementrian PU menargetkan agar intake Palukahan dapat berfungsi kembali pada pekan ini. Diperkirakan, dengan berfungsinya intake tersebut, sekitar 30 ribu pelanggan di wilayah Sumatera akan kembali terlayani. “Sekarang kita salurkan air yang sudah maksimal masuk ke IPA, nanti cek titik mana yang belum terjangkau oleh tekanan air. Tetap akan kita atasi,” tegasnya.
Kunjungan tersebut juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, anggota DPRD Padang, serta perwakilan dari Kementrian PU.











