Padang – Pemerintah Kota Padang tengah berupaya mengatasi dampak kekeringan yang melanda sejumlah wilayah, dengan fokus pada pendistribusian air bersih dan perbaikan infrastruktur irigasi. Respons ini muncul setelah adanya kritik dari Anggota DPRD Kota Padang terkait penanganan kekeringan.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menanggapi kritik tersebut dengan menyatakan bahwa masukan tersebut dihargai sebagai bagian dari upaya kolaboratif dalam menanggulangi dampak bencana. Ia menekankan pentingnya data yang akurat dalam proses pengambilan keputusan. “Lebih kurang 5 hari yang lalu, kita Pemko Padang menginisiasi rapat dengan BPBPK, dan Pemprov Sumbar untuk memetakan masalah kekeringan di beberapa wilayah Kota Padang,” ujarnya.

Fokus utama saat ini adalah memastikan ketersediaan air bagi masyarakat yang terdampak. Pemerintah Kota Padang mengklaim telah mengidentifikasi titik-titik kekeringan di seluruh kota dan mengajukan permohonan bantuan kepada Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK). “Kita sudah mengajukan ke BPBPK, titik lokasi kekeringan yang membutuhkan penanganan segera. Lebih kurang ada 264 titik, by name by address,” jelasnya. Sambil menunggu realisasi bantuan, Pemko Padang terus mendistribusikan air bersih ke wilayah yang membutuhkan. Hingga saat ini, sekitar 27-28 juta kubik air bersih telah disalurkan.

Selain itu, Pemko Padang juga berupaya memperbaiki infrastruktur irigasi yang ada. Fadly Amran menjelaskan bahwa Daerah Irigasi (DI) Lubuk Minturun, yang merupakan kewenangan Kota Padang, kini telah teraliri air, begitu pula dengan bagian kanan DI Koto Tuo. Fadly Amran menegaskan, Pemko Padang dan seluruh pihak terkait fokus bekerja dengan intensitas tinggi untuk mengatasi setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat, terutama pasca bencana hidrometeorologi. “Kami yakin semua pihak bekerja all out. Baik itu anggota DPR RI, kementerian melalui balai, Pemprov, universitas, Ormas, relawan,” katanya. Ia mengakui adanya pembagian kewenangan dan Tupoksi sesuai peraturan yang berlaku, namun menekankan bahwa semua pihak memiliki semangat yang sama untuk segera pulih dari dampak bencana.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.