Padang – Lebih dari 200 ribu warga Kota Padang akan mengikuti simulasi gempa bumi berpotensi tsunami pada 5 November 2025.

Pemerintah Kota Padang melibatkan warga yang tinggal dan beraktivitas di zona merah tsunami dalam simulasi ini.

Tujuan simulasi adalah meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana tsunami.

Sebelumnya, Pemkot Padang menggelar workshop Drill Menghadapi Gempa Bumi Berpotensi Tsunami.

Menurut data Kajian Risiko Bencana Kota Padang 2023, tsunami berpotensi mengancam 8 kecamatan dan 55 kelurahan, dengan 242.750 jiwa terpapar.

Workshop tersebut melibatkan 921 peserta dari berbagai unsur, termasuk satuan pendidikan, masyarakat, instansi, lembaga, dunia usaha, rumah sakit, perbankan, perhotelan, dan OPD Kota Padang.

Simulasi ini diharapkan mematangkan rencana evakuasi dan meminimalisir dampak jika tsunami terjadi.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.