Padang – Pemerintah Kota Padang memperketat pengawasan dan penegakan aturan dengan memanfaatkan teknologi digital. Langkah ini bertujuan mewujudkan tata kelola kota yang lebih efektif dan efisien.
Fokus utama adalah penggunaan surveillance camera dan sistem identifikasi digital, terutama di area wisata. Setiap area wisata akan dipantau dengan kamera pintar dan sistem deteksi digital.
“Tour guide atau masyarakat yang masuk (objek wisata) harus teridentifikasi secara otomatis agar kawasan wisata steril dan tertib,” kata Wali Kota Padang, Fadly Amran.
Pemkot Padang juga akan menindak tegas kendaraan yang parkir sembarangan, termasuk dengan penguncian ban.
Digitalisasi juga menyasar penguatan big data lintas dinas. Pemko Padang menargetkan seluruh informasi dari OPD terhubung dalam satu sistem terpadu.
Sejumlah inovasi digital telah berjalan, seperti aplikasi Padang Mobile, Smart Surau, Trans Padang, dan sistem surveillance kota terintegrasi.
Langkah ini diharapkan mewujudkan pemerintahan berbasis digital yang transparan, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik menuju Smart City.











