Parik Malintang – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengambil langkah signifikan dalam meningkatkan status kepegawaian tenaga honorer dengan meresmikan 1.758 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Acara pelantikan yang berlangsung khidmat pada Senin (29/12) lalu, menandai babak baru bagi ribuan tenaga pengabdi daerah.

Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Sekretaris Daerah Rudy Repenaldy Rilis, beserta jajaran asisten, staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, dan tamu undangan turut hadir dalam acara tersebut. Kehadiran para pejabat daerah ini menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut.

Dari jumlah total PPPK Paruh Waktu yang dilantik, komposisi tenaga kerja terdiri dari 244 tenaga kesehatan, 329 tenaga guru, dan 1.185 tenaga teknis. Para PPPK ini telah memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung operasional pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Padang Pariaman.

Bupati John Kenedy Azis menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya pelantikan tersebut. Ia menyatakan bahwa pengangkatan PPPK Paruh Waktu merupakan hasil dari perjuangan kolektif, termasuk upaya intensif Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam membela kepentingan tenaga honorer dan pengabdi daerah. “Hari ini kita berkumpul dalam suasana haru dan bahagia,” ungkapnya. “Kita sama-sama berjuang hingga ke pusat untuk penerimaan PPPK Paruh Waktu. Ini adalah hasil dari pengabdian bapak dan ibu selama ini, dan saya berharap amanah ini dapat diemban dengan sebaik-baiknya.”

Pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan kepastian bagi para tenaga pengabdi. “Kami menyadari sepenuhnya bahwa pengabdian yang telah diberikan tidak boleh berakhir tanpa arah,” tegasnya. “Oleh karena itu, pemerintah daerah berupaya sungguh-sungguh agar bapak dan ibu masuk dalam skema PPPK Paruh Waktu sebagai bentuk pengakuan negara atas dedikasi yang telah diberikan.”

Dengan adanya pelantikan ini, diharapkan akan terjadi peningkatan kinerja pemerintahan daerah serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang berkelanjutan di Kabupaten Padang Pariaman.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.