Padang – Pemerintah Kota Padang memprioritaskan efisiensi dan optimalisasi pendapatan daerah dalam RAPBD 2026. Anggaran ini fokus pada tiga sektor utama: pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah.

Pemko Padang berkomitmen mewujudkan pengelolaan anggaran yang realistis, transparan, dan berkeadilan.

Penurunan pendapatan daerah sebesar Rp345,8 miliar diantisipasi dengan digitalisasi layanan pajak dan pembentukan satgas pengawasan. Target PAD disesuaikan menjadi Rp1,005 triliun dan masih dalam pembahasan.

Prioritas belanja daerah meliputi program strategis nasional seperti Sekolah Rakyat dengan alokasi Rp17 miliar. Efisiensi dilakukan pada kegiatan non-prioritas.

Pemko Padang melanjutkan penyelesaian status pegawai non-ASN menjadi PPPK dengan anggaran Rp428,5 miliar. Program BPJS Kesehatan gratis juga menjadi prioritas dengan anggaran Rp39,1 miliar.

Rencana pinjaman daerah sebesar Rp81,4 miliar akan difokuskan untuk pembangunan infrastruktur pelayanan publik. Revitalisasi Pasar Raya dan Pantai Padang menjadi prioritas.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.