Padang – Banyak wanita tak sadar mengidap kista atau miom hingga kondisinya memburuk. Deteksi dini menjadi kunci menjaga kesehatan rahim dan kesuburan.
Kista dan miom adalah tumor jinak yang umum terjadi pada wanita usia subur. Miom berbentuk benjolan padat pada otot rahim, sementara kista berupa kantong berisi cairan di ovarium.
“Gejala awal seringkali dianggap biasa,” kata dr. Deo Cerlova Milano, Sp.OG, dari Semen Padang Hospital (SPH).
Waspadai gejala seperti perut bagian bawah terasa penuh, muncul benjolan, menstruasi lebih lama dan banyak, nyeri haid hebat, perut membesar tiba-tiba, nyeri saat berhubungan intim, atau sulit hamil.
Faktor risiko kista atau miom meliputi riwayat keluarga, menstruasi pertama di usia muda, kelebihan berat badan, dan pola makan tinggi lemak jenuh.
“Banyak kasus baru terdeteksi saat kondisi sudah serius karena enggan periksa rutin,” ujar dr. Deo.
Meski tak semua kasus bisa dicegah, risiko dapat ditekan dengan gaya hidup sehat. Perbanyak konsumsi sayuran, buah, dan makanan tinggi serat.
Pilih protein sehat seperti ikan, kacang-kacangan, atau daging tanpa lemak. Kurangi makanan olahan tinggi gula dan lemak jenuh.
“Menjaga berat badan ideal dan pemeriksaan reproduksi rutin sangat dianjurkan,” jelasnya. Deteksi dini adalah kunci penanganan yang lebih mudah dan hasil yang lebih baik.











