Padang – Angka stunting di Kota Padang menunjukkan penurunan signifikan. Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengklaim intervensi gencar menjadi kunci keberhasilan.
Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) mencatat penurunan angka stunting dari 24,2 menjadi 20,6 di tahun 2024.
Data Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) juga menunjukkan penurunan dari 2,65 (2023) menjadi 2,53 (2024).
Pemko Padang telah melakukan berbagai upaya, termasuk pelatihan pemberian makan bayi dan anak bagi tenaga kesehatan.
Pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan juga menyasar calon pengantin di KUA.
Selain itu, ibu hamil mendapatkan pemeriksaan status gizi dan tata laksana yang sesuai.
Aksi bergizi dilakukan melalui penyuluhan dan pemberian tablet Fe kepada remaja putri di berbagai sekolah.
Pos gizi memberikan makanan tambahan kepada balita stunting secara berkala. Sebanyak 5.935 balita menerima manfaat dari program ini.











