Sijunjung – Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) menjadi perhatian serius di Sumatera Barat. Pemerintah daerah berupaya menekan angka kasus dengan memberikan pembekalan kepada keluarga muda.
Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sumbar menggelar pembekalan penguatan keluarga rentan di Kabupaten Sijunjung, Minggu (29/10). Kegiatan ini menyasar 35 pasang suami istri dengan usia pernikahan 1-5 tahun.
Wakil Ketua P2TP2A Sumbar, Daslinur, mengatakan pembekalan ini bertujuan membangun ketahanan keluarga. Keluarga muda dinilai rentan mengalami kendala perkembangan.
Ketua Panitia, Asri Suhetri, menjelaskan KDRT sering dipicu masalah ekonomi, perbedaan agama, atau gender. Pihaknya mendorong pembangunan keluarga sakinah dalam perspektif kesetaraan.
“Islam menentang tindakan kekerasan dalam keluarga,” tegas Asri.
Pembekalan ini bertujuan membangun keluarga tangguh, harmonis, dan bahagia. Peserta mendapatkan materi dari berbagai narasumber, meliputi kebijakan pemerintah daerah, membangun ketahanan keluarga, hingga manajemen konflik.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pembekalan yang didanai Hibah Provinsi Sumatera Barat. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Pasaman Barat dan Kota Padang/Kab. Padang Pariaman.











