Jakarta Selatan – Orkestra Merah Putih menggelar Konser Kebangsaan ke-6 sebagai wujud penghormatan terhadap nilai-nilai persatuan dan perjuangan para pahlawan. Konser yang dimeriahkan oleh sejumlah penyanyi ternama ini berlangsung di Jakarta Selatan, Jumat (14/11).

Konser bertema “Semangat Langkah Nusantara” ini diharapkan menjadi ruang refleksi mengenai pentingnya semangat juang dan persatuan bangsa.

Pendiri Orkestra Merah Putih, Isnaeni Achdiat, mengatakan tema ini mengajak bangsa Indonesia untuk lebih memikirkan masa depan.

Konser ini menampilkan musisi seperti Armand Maulana, Novia Bachmid, dan Putri Ayu yang membawakan lagu-lagu bertema cinta Tanah Air.

Selain Konser Kebangsaan VI, Orkestra Merah Putih juga menggelar pra-konser untuk memperkenalkan Simfoni Profesi Keuangan.

Perkenalkan Dua Lagu Profesi Keuangan Versi Internasional

Orkestra Merah Putih merilis dua lagu bertema profesi keuangan dalam versi internasional. Kedua lagu ini diperkenalkan dalam konser “Simfoni Profesi Keuangan” sebagai bagian dari Konser Kebangsaan ke-6.

Isnaeni Achdiat menjelaskan bahwa konser tahun ini untuk pertama kalinya menyoroti profesi akuntansi dan keuangan melalui pertunjukan musik orkestra.

Dua karya utama yang diperkenalkan adalah Hymne Akuntan Mengabdi dan Hymne Amanah Berjaya.

“Ini manifesto saya. ‘Amanah Berjaya’ akan menjadi The Global Accountants Anthem. Karya Indonesia bisa diputar di Argentina, Brasil, Spanyol, sampai Rusia,” kata Isnaeni.

Lagu “Amanah Berjaya” akan dikembangkan menjadi versi internasional berjudul “Serve the World with Truth” dan diusulkan sebagai anthem global akuntan.

Selain itu, karya berjudul “Raise the Torch of Ethics” juga akan diajukan sebagai materi kampanye etika profesi internasional.

Acara ini merupakan upaya untuk menunjukkan dimensi lain dari profesi akuntan yang selama ini identik dengan angka dan laporan keuangan.

Konser ini menghubungkan dimensi teknis profesi keuangan dengan nilai-nilai kebangsaan, etika, dan adaptasi di era digital.

Isnaeni, yang juga seorang akuntan dan dosen, menyatakan momen ini adalah peluang besar untuk menunjukkan kapasitas Indonesia di kancah global.

Selain dua hymne utama, konser juga menampilkan rangkaian Mars dan Hymne Profesi untuk lembaga pendidikan internal audit, termasuk Mars Internal Auditor dan Mars Akuntabilitas.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.