Jakarta – Aktor Omara Esteghlal meraih Piala Citra pertamanya sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) 2025. Penghargaan itu ia dapatkan untuk perannya dalam film Pengepungan di Bukit Duri karya Joko Anwar.
“Aku sangat bersyukur bahkan saat dinominasikan dengan orang-orang yang saya idolakan,” ungkapnya di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Kamis (20/11/2023).
Omara tak lupa mengucapkan terima kasih kepada keluarga, tim manajemen, serta para pemeran dan kru film Pengepungan di Bukit Duri. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Prilly Latuconsina dan Joko Anwar.
Dalam film tersebut, Omara memerankan Jefri, karakter yang tumbuh dari kekerasan dan kebencian. Ia berharap film ini dapat menjadi pelajaran tentang isu penting seperti diskriminasi ras, suku, dan agama.
“Semoga di negara yang majemuk ini bebas dari diskriminasi ras, suku, dan agama, dan kita akan terus melawan kekerasan,” kata Omara.
Menurutnya, karakter Jefri sangat spesial dan relevan untuk menyerukan perjuangan sebagai rakyat Indonesia. Ia menekankan pentingnya berargumen dan berdialog daripada menyelesaikan masalah dengan kekerasan.
Ke depannya, Omara akan tetap selektif dalam memilih peran. Ia akan mempertimbangkan naskah dan tim kerja yang telah dipercaya di industri film.
“Penghargaan ini bagiku hadiah dan aku ke depan tetap memilih bermain film dengan metode sebelumnya saja,” ujarnya.
Selain Pemeran Pendukung Pria Terbaik, film Pengepungan di Bukit Duri juga meraih Piala Citra untuk kategori Pengarah Sinematografi Terbaik, Penata Efek Visual Terbaik, dan Penata Rias Terbaik.











