Jakarta – PSSI resmi menunjuk Nova Arianto sebagai pelatih Timnas U-20 Indonesia dengan target ambisius: lolos Piala Asia U-20 2027 dan Piala Dunia U-20 2027 di Azerbaijan dan Uzbekistan.
Sekitar 85 persen skuad U-20 akan diisi oleh pemain-pemain yang sebelumnya memperkuat tim U-17 di Piala Dunia U-17 2023 Qatar.
Kepala Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menyatakan bahwa mayoritas pemain yang akan dibina oleh Nova adalah pemain-pemain muda yang sebelumnya berlaga melawan Brasil, Zambia, dan Honduras di fase grup Piala Dunia U-17.
“Berkaitan dengan timnas U-20, 85 persen pemainnya adalah pemain timnas U-17 yang baru saja mengikuti Piala Dunia,” ujar Sumardji di GBK Arena, Kamis (20/11/2025).
Nova Arianto mengakui tantangan yang dihadapinya cukup besar karena baru bergabung dan belum mengenal banyak pemain U-20.
Namun, ia memiliki waktu enam bulan untuk melakukan pemusatan latihan.
“Memang bukan pekerjaan mudah. Saya masih sangat baru dan belum mengenal beberapa pemain,” kata Nova.
Nova akan memulai tugasnya dengan menyusun road map persiapan menuju Piala Asia U-20 2027 untuk diajukan kepada PSSI.
“Semoga persiapan yang kami lakukan bisa menghasilkan seperti saat bersama timnas U-17. Setelah ini kami akan segera memberikan road map kepada PSSI dan semoga persiapan bisa berjalan baik,” ujarnya.
Untuk tampil di Piala Dunia U-20 2027, Indonesia harus lebih dulu lolos ke Piala Asia U-20 dan melaju minimal hingga semifinal.
Dalam waktu dekat, Nova akan menyeleksi pemain U-20, menggabungkan alumni timnas U-17 dengan pemain tambahan yang sesuai kebutuhan tim.
“Jadwal terdekat, kami akan lakukan seleksi pemain karena saya masih awam dengan skuad U-20,” kata Nova.
Seleksi akan dimulai 2 Desember 2025 sesuai rencana Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers.
“Kami mencari pemain yang bisa bermain sesuai filosofi yang saya buat untuk persiapan kualifikasi,” katanya.











