Korea Selatan – Film No Other Choice karya sutradara legendaris Park Chan-wook berhasil memikat penonton di Korea Selatan. Film ini sukses menembus angka 1 juta penonton hanya dalam lima hari sejak perilisannya pada 24 September lalu.
Pencapaian luar biasa ini menempatkan No Other Choice di puncak box office dengan pendapatan kotor sebesar 7,4 juta dolar AS, atau setara dengan Rp 123,3 miliar, dalam periode lima hari tayang. Data ini diungkapkan oleh KOBIS, layanan yang dioperasikan oleh Dewan Perfilman Korea.
Kesuksesan film ini tidak hanya terbatas pada angka. Sehari setelah rilis, No Other Choice meraih rating sempurna 100 persen di Rotten Tomatoes, sebuah pengakuan kritikus yang signifikan.
Disutradarai oleh Park Chan-wook, No Other Choice dibintangi oleh aktor Lee Byung-hun sebagai Man-su, seorang spesialis di pabrik kertas yang dipecat. Man-su, yang merasa telah mencapai segalanya dan puas dengan hidupnya, tiba-tiba dihadapkan pada kenyataan pahit pemecatan.
Film ini mengikuti perjuangan Man-su yang putus asa mencari pekerjaan kembali demi melindungi istri dan kedua anaknya, serta mempertahankan rumah tangga yang telah ia bangun dengan susah payah. Kisah Man-su semakin kelam ketika ia terpaksa melakukan pembunuhan berantai untuk menyingkirkan pesaing demi mendapatkan satu posisi pekerjaan.
Film ini tayang perdana di Festival Film Internasional Venesia ke-82. Setelah pemutaran domestik di Festival Film Internasional Busan pada 17 September, No Other Choice dirilis serentak di bioskop Korea Selatan pada 24 September.
Film ini dibintangi oleh Lee Byung-hun, Son Ye-jin, Park Hee-soon, Lee Sung-min, Yeom Hye-ran, dan Cha Seung-won. Di Indonesia, No Other Choice dijadwalkan tayang pada 1 Oktober 2025.
No Other Choice juga menandai kembalinya aktris Son Ye-jin ke layar lebar setelah tujuh tahun vakum. Ini adalah film pertamanya sejak film thriller The Negotiation pada 2018.
Son Ye-jin menyebut nama sutradara Park Chan-wook dan Lee Byung-hun sebagai alasan utama ia tidak bisa menolak tawaran proyek ini. “Sejujurnya, alasan terbesarnya saya ingin bekerja sama dengan sutradara Park Chan-wook. Lee Byung-hun sudah dipilih, dan saya merasa akan menyesalinya seumur hidup jika menolaknya, terlepas dari seperti apa karakter saya,” ungkap Ye-jin dalam jumpa pers di BIFF beberapa waktu lalu.











