Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI, Nevi Zuairina, menyoroti pentingnya peran pers dalam menyampaikan aspirasi masyarakat, terutama di era digital. Hal ini diungkapkan seiring dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.
Momentum HPN ke-80, yang perayaan puncaknya dipusatkan di Serang, Banten, dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dan ribuan jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia serta negara tetangga.
Pada Selasa (10/1-2026), Nevi Zuairina menyampaikan di Jakarta bahwa HPN menjadi kesempatan bagi insan pers untuk terus bekerja mengabarkan peristiwa dan mengungkap fakta. “Pers penyambung aspirasi rakyat yang tersumbat,” ujarnya.
Nevi Zuairina berharap agar wartawan terus bekerja secara profesional, sehingga pers menjadi sehat, ekonomi berdaulat, dan bangsa kuat. “Sebagai pilar keempat negara demokrasi, pers tidak diragukan lagi kerjanya mengawal tegaknya demokrasi di Indonesia, negara terbesar demokrasi,” katanya.
Menurutnya, dunia pers menghadapi berbagai tantangan, mulai dari proses liputan, dinamika ruang redaksi, hingga komplain atas berita yang ditayangkan. Persaingan informasi antara media mainstream dan media sosial juga menjadi perhatian.
“Stop saat ini juga intimidasi dan kriminalisasi pers, dan pers jangan kalah dari kutipan narasi di media sosial yang jauh dari kaidah jurnalis,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa masyarakat masih percaya bahwa pers adalah produk informasi yang patuh pada kaidah dan etika jurnalistik serta didasari Undang-Undang Pers.
Nevi Zuairina menyampaikan ucapan selamat HPN 2026. “Pers jasa mu besar untuk maju nya negeri dan kuatnya demokrasi di negara ini,” pungkasnya.
“Selamat Hari Pers, tetaplah jadi profesi yang setia mengawal demokrasi negara, salam pers,” tutupnya.











