Batang Anai – Komisi VI DPR RI menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam menanggulangi dampak bencana alam, terutama dalam hal penyediaan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak banjir bandang. Penegasan ini disampaikan saat anggota Komisi VI DPR RI, Nevi Zuairina, menghadiri acara serah terima 40 unit huntara di Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Dalam kunjungan kerja bersama mitra terkait, Nevi mengapresiasi respons cepat dari berbagai pihak dalam memberikan bantuan kepada korban bencana. “Penyerahan 40 unit huntara di Batang Anai ini merupakan wujud nyata kepedulian negara dan mitra BUMN terhadap masyarakat yang tertimpa musibah,” ujarnya.
Nevi menjelaskan bahwa ratusan unit huntara telah didistribusikan di Sumatera Barat, dan sekitar 500 unit tambahan akan segera menyusul. Ia juga menyinggung komitmen penyaluran hingga 15 ribu unit huntara bagi korban banjir bandang di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Legislator dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat II itu menegaskan komitmen Komisi VI DPR RI untuk mengawal realisasi komitmen tersebut. “Kami di Komisi VI DPR RI akan terus mengawal komitmen tersebut agar benar-benar terealisasi tepat waktu dan tepat sasaran,” tegasnya. Ia menekankan urgensi bagi masyarakat terdampak untuk segera mendapatkan tempat tinggal yang aman dan layak.
Nevi berharap upaya ini diiringi dengan perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi jangka panjang, termasuk pembangunan rumah permanen serta pemulihan ekonomi warga. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi, sehingga proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan komprehensif.
“Kita ingin memastikan bahwa bantuan ini bukan hanya bersifat sementara, tetapi menjadi bagian dari solusi berkelanjutan bagi masyarakat agar bisa bangkit dan menata kembali kehidupannya,” pungkasnya. Pembangunan dan distribusi huntara dinilai sebagai langkah krusial agar warga dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih layak sambil menunggu proses pembangunan hunian permanen.










