Kairo – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dipastikan tidak akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza yang dijadwalkan berlangsung di Mesir. Keputusan ini berlawanan dengan pengumuman sebelumnya dari juru bicara kepresidenan Mesir yang menyatakan kehadirannya. Netanyahu menolak undangan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, karena waktunya berdekatan dengan awal hari raya.
Kantor perdana menteri Israel menjelaskan bahwa Netanyahu telah menyampaikan terima kasih kepada Presiden Trump atas undangannya serta upayanya untuk memperluas “lingkar perdamaian”. Dalam pernyataannya, ia juga menegaskan prinsip “perdamaian melalui kekuatan”.
Sebelumnya, juru bicara kepresidenan Mesir mengatakan bahwa baik Presiden Palestina Mahmoud Abbas maupun Benjamin Netanyahu akan ikut serta dalam KTT Perdamaian Gaza. Pertemuan puncak ini diadakan untuk memperkuat kesepakatan guna mengakhiri konflik di Gaza dan menegaskan kembali komitmen para pihak.
Juru bicara Mesir juga mengungkapkan bahwa Presiden Donald Trump dan Benjamin Netanyahu telah menghubungi Presiden Mesir, Abdel Fattah al-Sisi. Presiden Trump sendiri saat ini berada di Israel untuk menyampaikan pidato penting di hadapan parlemen, Knesset.
KTT Perdamaian Gaza akan dipimpin bersama oleh Presiden Donald Trump dan Presiden Abdel Fattah al-Sisi. Lebih dari 20 kepala negara dan pemerintahan diharapkan hadir dalam KTT tersebut, termasuk Presiden Indonesia Prabowo Subianto.










