Padang – Kecamatan Nanggalo berupaya mendongkrak perekonomian lokal melalui peluncuran program inkubasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program ini, yang diresmikan pada tanggal 16 Mei, diharapkan dapat memberikan dukungan yang signifikan bagi para pelaku usaha di wilayah tersebut.

Sebagai pusat kegiatan program, pemerintah setempat telah menyiapkan Rumah Wirausaha Kecamatan Nanggalo. Fasilitas ini diharapkan menjadi wadah bagi para pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha mereka. “Kami tidak ingin pelaku usaha berjalan sendirian,” ujar seorang perwakilan pemerintah, menekankan bahwa Rumah Wirausaha akan menjadi pusat inkubasi. Di tempat ini, para pelaku usaha dapat berkonsultasi mengenai berbagai aspek, mulai dari legalitas usaha hingga strategi pemasaran digital.

Program inkubasi ini direncanakan akan berlangsung sepanjang tahun 2026, dengan melibatkan berbagai pihak sebagai tenaga pendamping. Di antaranya adalah perwakilan dari Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, BPJS Tenaga Kerja, Yayasan Sahabat Negeriku, dan Yayasan Mualaf Qur’an Center Indonesia.

Puluhan pelaku usaha dari berbagai sektor, termasuk kuliner, kriya, dan fashion, telah menyatakan partisipasi mereka dalam program ini. Mereka menyambut baik inisiatif ini, dengan harapan dapat menjadi katalisator bagi kebangkitan ekonomi di Kecamatan Nanggalo. Menurut seorang perwakilan pemerintah, tantangan yang dihadapi UMKM saat ini tidak hanya terbatas pada modal, tetapi juga akses ke ekosistem pendukung yang memadai.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.