Lubuk Sikaping – Pemerintah Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Tuberkulosis (TBC) di wilayahnya. Langkah preventif ini diambil menyusul peningkatan kasus TBC di daerah tersebut.

Peningkatan kasus TBC mendorong pemerintah nagari untuk mengalokasikan dana desa. Dana tersebut digunakan untuk edukasi dan bantuan sembako bagi penderita TBC.

Wali Nagari Panti Selatan, Didi Al Amin, mengungkapkan kekhawatiran atas peningkatan kasus TBC. “Pada bulan Desember 2024 ada 2 orang yang positif TBC, kemudian awal Mei 2025 naik menjadi enam kasus,” ujarnya.

Penyuluhan perilaku hidup sehat menyasar masyarakat di Dusun Harapan Maju, Jorong Ampang Gadang, Kamis (18/9). Kegiatan ini bertujuan menekan angka penularan TBC.

Setiap penderita TBC menerima bantuan senilai Rp 300.000 per bulan selama lima bulan. Bantuan ini diharapkan meringankan beban penderita selama masa pengobatan.

Narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman dan Puskesmas Pegang Baru memberikan informasi tentang cara penularan TBC. Mereka juga memberikan tips menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Pemerintah nagari berharap penyuluhan ini meningkatkan pemahaman masyarakat tentang TBC. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat mencegah penularan dan menurunkan angka kejadian penyakit ini.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.