Padang – Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Sumatera Barat (Sumbar) menatap era baru kepemimpinan setelah Muhayatul terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) ABTI Sumbar periode 2025-2029. Pemilihan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang diadakan di Gedung UNP, Sabtu (27/12).
Seluruh peserta Musprov, yang terdiri dari perwakilan pengurus ABTI dari berbagai kabupaten/kota di Sumbar, sepakat menunjuk anggota DPRD Sumbar tersebut sebagai pemimpin organisasi.
Dengan terpilihnya Muhayatul, diharapkan ada perubahan positif bagi perkembangan ABTI di daerah, termasuk peningkatan prestasi atlet bola tangan. Usai Musprov, Sekretaris DPW PAN Sumbar tersebut menyampaikan, “Dengan dipilihnya saya sebagai Ketum ABTI Sumbar, pastinya ini tentunya beban berat, karena kita paham betul, ABTI ini belum begitu memasyarakat di kalangan masyarakat Sumbar.”
Ia mengakui bahwa tugas memasyarakatkan olahraga bola tangan di Sumbar tidaklah mudah, namun akan menjadi prioritas utama yang akan diselesaikan bersama dengan pengurus lainnya. Dukungan dari seluruh pengurus ABTI di kabupaten/kota sangat diharapkan, agar pembinaan atlet terus berjalan, terutama dalam persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Agenda terdekat setelah terpilih adalah merampungkan susunan kepengurusan ABTI Sumbar. Ditargetkan, kepengurusan ABTI periode 2026-2030 akan segera disahkan oleh PB ABTI paling lambat bulan depan. Ia menambahkan, “Saya memang masih baru dalam olahraga ini. Namun saya yakin dan percaya bisa mengembangkan olahraga bola tangan ini, jika didukung oleh seluruh pengurus, baik yang ada di kabupten/kota, maupun di Pengprov.”
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar, Hamdanus, yang turut hadir dalam Musprov, menyampaikan harapan besar agar bola tangan dapat menjadi salah satu cabang olahraga yang mampu menyumbangkan medali emas bagi Sumbar di Pekan Olahraga Nasional (PON). Ia mengungkapkan, “Yang pertama tentu di bawah kepemimpinan yang baru, saudara Muhayatul, mestinya ABTI ini ke depan bisa lebih baik lagi. Seperti yang kita tahu, salah satu yang menjadi kendala dalam membangun olahraga itu adalah anggaran.”
Ia meyakini bahwa ketua umum yang baru mampu mencari solusi untuk mengatasi masalah anggaran, sehingga semangat para pengurus dalam melakukan pembinaan olahraga dapat terus tumbuh dan berkembang.
Perwakilan PB ABTI, Septri, menjelaskan bahwa Musprov ini merupakan tindak lanjut dari instruksi PB ABTI untuk segera membentuk kepengurusan baru, mengingat masa kepengurusan ABTI Sumbar periode 2021-2025 telah berakhir. “Ini sesuai dengan instruksi PB ABTI yang meminta ABTI Sumbar untuk segera menyusun kepengurusan yang baru, karena pengurus yang lama sudah berakhir masa kepengurusannya,” jelasnya.
Diharapkan, terpilihnya ketua umum ABTI Sumbar yang baru dapat memasyarakatkan olahraga bola tangan di seluruh wilayah Minangkabau dan menjadikan ABTI Sumbar sebagai salah satu cabang olahraga andalan yang dapat menyumbangkan medali emas di PON.
Seprinaldi, panitia pelaksana kegiatan, menyatakan bahwa hampir seluruh kabupaten/kota turut berpartisipasi dalam Musprov. Hal ini menunjukkan soliditas dan tekad yang tinggi dari pengurus ABTI di daerah untuk bersama-sama memajukan olahraga bola tangan di Sumbar.












