Bukittinggi – Semarak Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-41 tingkat Provinsi Sumatera Barat, yang pertama kali digelar di Bukittinggi setelah 32 tahun, resmi dibuka pada Sabtu malam. Acara ini menandai momen penting dalam upaya pemulihan pasca bencana alam, dengan harapan dapat memberikan pencerahan dan penguatan batin bagi masyarakat.

Gubernur Mahyeldi Ansharullah dalam sambutannya menekankan pentingnya MTQ sebagai ajang yang membawa nilai sejarah dan kemegahan bangsa, serta memperkuat kebersamaan yang merupakan warisan panjang para nabi dan rasul. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi penerang dan penguat spiritual, khususnya di tengah cobaan bencana alam yang melanda.

Pembukaan MTQ diawali dengan pawai taaruf yang menampilkan defile dari 19 kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Kemeriahan pawai ini disambut antusias oleh para kepala daerah, tamu undangan, serta masyarakat Bukittinggi dan sekitarnya yang memadati lokasi acara. Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Tanah Datar Eka Putra, Wakil Bupati Ahmad Fadly, Sekretaris Daerah yang juga Ketua LPTQ Abdurrahman Hadi, serta Ketua TPPKK Ny. Lise Eka Putra.

Eka Putra, Bupati Tanah Datar, menyatakan optimisme tinggi terhadap kontingen daerahnya untuk kembali meraih gelar juara umum. Keyakinannya ini didasari oleh tinjauan langsung terhadap kesiapan para kafilah, meliputi fasilitas pemondokan, pemantauan latihan, asupan gizi, dan kenyamanan tempat istirahat. “Setelah melihat langsung, yang pertama tentu kami perhatikan fasilitas untuk kafilah kami. Alhamdulillah kamarnya bagus, makanannya juga bagus, tempat untuk mereka berlatih juga nyaman sehingga tidak mikir lagi atau terkendala dengan fasilitas selama mereka berlomba dan juga mempersiapkan mental mereka. Insya Allah juara umum kembali ke Tanah Datar,” ujarnya penuh keyakinan. Ia juga berpesan kepada para kafilah untuk membebaskan pikiran dan memohon doa restu orang tua serta masyarakat demi kelancaran persiapan dan hasil yang optimal.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.