Padang – Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, menyerukan refleksi nasional bagi generasi muda Minangkabau dalam memaknai Hari Sumpah Pemuda. Ia menekankan pentingnya aksi nyata, bukan sekadar seremoni.
Rahmat Saleh menilai Sumatera Barat memiliki peran penting dalam sejarah pergerakan nasional. Ia menunjuk Mohammad Yamin sebagai tokoh Minangkabau yang menginspirasi persatuan.
“Pemuda Sumatera Barat harus sadar bahwa ide besar tentang persatuan bangsa lahir dari daerah mereka,” ujarnya di Jakarta.
Menurutnya, warisan sejarah menjadi tanggung jawab moral bagi pemuda Minangkabau. Semangat Sumpah Pemuda tetap relevan dalam menghadapi tantangan sosial saat ini.
Rahmat mendorong pemuda Minang untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa melupakan akar budaya. Ia juga mengusulkan integrasi nilai-nilai Sumpah Pemuda dalam pendidikan dan kehidupan sosial.
Program lintas daerah bagi pemuda dinilai penting untuk memperkuat persaudaraan. Rahmat melihat potensi besar pemuda Sumatera Barat dalam menggerakkan perubahan melalui ekonomi kreatif berbasis budaya.
“Pemuda Minang harus menjadi pelaku yang membawa semangat kebangsaan lewat karya nyata, bukan hanya penonton,” tegasnya.
Rahmat mengingatkan kontribusi besar Sumatera Barat bagi persatuan bangsa. “Kini, giliran pemuda Minangkabau untuk menjaga dan mengobarkan kembali semangat itu.”











