Madrid – Pemain tim nasional Kroasia, Luka Modric, mengungkapkan bahwa pelatih Jose Mourinho pernah membuat megabintang Cristiano Ronaldo menangis di ruang ganti Real Madrid. Modric menilai Mourinho sebagai pelatih terkeras dalam kariernya dan mengakui peran penting sang pelatih asal Portugal dalam kesuksesannya di Santiago Bernabeu.

Modric, yang didatangkan Mourinho ke Real Madrid pada 2012, menyatakan bahwa ia tidak akan pernah sukses di klub tersebut tanpa Mourinho. Ia bahkan menyesal hanya memiliki kesempatan dilatih oleh Mourinho selama satu musim.

Gelandang senior itu secara langsung menyaksikan bagaimana Mourinho membuat Ronaldo menangis. Insiden tersebut terjadi lantaran Ronaldo, yang dikenal selalu memberikan segalanya di lapangan, tidak mengejar bek sayap lawan pada satu momen.

Modric menggambarkan Mourinho sebagai pribadi yang sangat lugas namun jujur dalam berkomunikasi dengan para pemainnya, tanpa membedakan antara pemain senior seperti Sergio Ramos atau pemain baru.

Modric, peraih Ballon d’Or 2018, bergabung dengan Real Madrid dari Tottenham Hotspur atas permintaan Mourinho. Selama 13 musim membela Los Blancos, ia telah mempersembahkan berbagai gelar bergengsi, termasuk enam Piala Dunia Antarklub, lima Piala Super Eropa, enam gelar Liga Champions Eropa, empat gelar LaLiga, dua gelar Copa del Rey, dan lima Piala Super Spanyol.

Modric sendiri dilaporkan telah meninggalkan Real Madrid pada Mei 2025 lalu dan menandatangani kontrak satu musim bersama AC Milan.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.