Lima Puluh Kota – Solidaritas ditunjukkan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Lima Puluh Kota dan Tanah Datar dengan menyalurkan bantuan langsung kepada siswa dan keluarga yang terdampak bencana hidrometeorologi. Bantuan ini disalurkan sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah yang menimpa wilayah tersebut dalam sepekan terakhir.
Syafrudin Ucok memimpin rombongan MKKS dari dua kabupaten yang berada di bawah naungan Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah IV Sumatera Barat, dalam penyaluran bantuan ke beberapa lokasi di Tanah Datar, termasuk Sumpur dan Malalo.
Pada hari Jumat, rombongan yang didampingi oleh ketua MKKS dari kedua kabupaten, Febri Orza dari Tanah Datar dan Masdal Fitri dari Lima Puluh Kota, serta sejumlah kepala sekolah, menyambangi Jorong Aie Angek, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota.
Jorong Aie Angek menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak bencana tanah longsor di Kabupaten Lima Puluh Kota. Puluhan rumah mengalami kerusakan berat hingga tidak layak huni, sementara puluhan lainnya mengalami kerusakan sedang.
Data yang dihimpun menunjukkan sebanyak 182 Kepala Keluarga (KK) terdampak, dengan total 543 jiwa terpaksa mengungsi. Kondisi wilayah tersebut saat ini memprihatinkan, mengingat kejadian serupa berulang hampir setiap tahun, namun dampak kali ini dinilai sangat besar.
Cabdin IV menyerahkan sumbangan berupa sembako dan dana sebesar Rp. 1,2 juta yang diperuntukkan bagi 6 siswa, masing-masing menerima Rp.200 ribu. Bantuan sembako yang diserahkan meliputi 10 karung beras, 10 liter minyak goreng, 10 dus sarden Naraya, 10 dus mi goreng, dan 10 dus mi rebus.
Menurut Syafruddin, bantuan yang disalurkan merupakan hasil pengumpulan dana dari kepala sekolah, guru-guru, siswa, dan orang tua murid. “Ini bukti kita saling merasakan kesulitan siswa yang sedang ditimpa musibah,” ujarnya.











