Jakarta – Presiden Prabowo Subianto secara mengejutkan mencopot Dito Ariotedjo dari jabatannya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Kursi Menpora kini kosong setelah pengumuman reshuffle tersebut. Belum ada pengganti yang ditunjuk.
Pencopotan Dito terbilang mendadak dan tanpa penjelasan detail. Padahal, sebelumnya ia dipandang sebagai salah satu wajah masa depan politik.
Dito Ariotedjo, menteri termuda di kabinet Jokowi-Prabowo, mulai dikenal publik sejak tahun 2023.
Ia menggantikan Zainudin Amali dan menjadi simbol regenerasi karena latar belakangnya sebagai pengusaha muda dan kader Partai Golkar.
Selama menjabat, kinerja Dito dinilai kurang menonjol. Program kepemudaan berjalan datar dan masalah klasik di sektor olahraga, seperti pendanaan, masih menghantui.
Nama Dito juga sempat terseret dalam kasus korupsi menara BTS di Kemenkominfo, meski ia membantah tuduhan tersebut.
Kosongnya kursi Menpora memicu spekulasi liar.
Muncul pertanyaan, apakah Prabowo sedang mencari sosok pengganti yang tepat? Atau adakah perhitungan politik lain di balik layar?
Partai Golkar merasa kehilangan karena Dito adalah representasi wajah muda yang bisa dipromosikan.
Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, menanggapi dengan hati-hati dan menyebut reshuffle sebagai hak prerogatif presiden.
Lengsernya Dito juga bisa diartikan sebagai pergeseran kekuasaan pasca-Jokowi, di mana jejak-jejaknya mulai terhapus.
Prabowo diduga ingin memastikan kabinetnya bersih dari potensi masalah hukum, meski harus mengorbankan seorang menteri muda.
Kepergian Dito menyisakan tanda tanya besar tentang alasan sebenarnya pencopotannya dan masa depan politiknya.












