Padang – Pemerintah pusat berjanji untuk membangun kembali infrastruktur Sumatera Barat yang hancur akibat bencana hidrometeorologi akhir tahun 2025 dengan standar yang lebih tinggi. Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, memulai kunjungan kerja tiga hari pada 28 Januari 2026, untuk meninjau langsung kerusakan dan merumuskan strategi pemulihan.

Kunjungan tersebut diawali dengan kedatangan Menteri PU di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, di mana ia disambut oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah. Agenda utama meliputi inspeksi ruas jalan yang terdampak bencana dan pembahasan proyek infrastruktur yang diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Sumbar.

Mahyeldi menekankan pentingnya kunjungan ini dalam mempercepat pemulihan ekonomi dan konektivitas wilayah. Ia menyatakan, “Insya Allah selama di Sumbar, Menteri PU akan meninjau langsung ruas jalan terdampak bencana seperti Malalak dan Lembah Anai, juga ruas Payakumbuh–Sitangkai, serta kawasan Pasar Payakumbuh. Ini bukan hanya soal perbaikan pascabencana, tapi juga percepatan pembangunan infrastruktur strategis.”

Dody Hanggodo menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk menangani kerusakan infrastruktur dengan prinsip build back better. Hal ini berarti membangun kembali infrastruktur dengan kualitas yang lebih baik dan lebih aman.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo, negara harus hadir cepat. Infrastruktur yang rusak tidak sekadar diperbaiki, tapi dibangun lebih kuat agar lebih tahan terhadap risiko bencana ke depan,” ujarnya.

Fokus utama kunjungan adalah ruas jalan Malalak–Bukittinggi di Kabupaten Agam, jalur vital yang terputus akibat banjir bandang pada 26 November 2025.

Di lokasi tersebut, Dody memastikan bahwa pembangunan jembatan permanen sedang dipersiapkan, sambil menyelesaikan pemasangan jembatan sementara agar mobilitas masyarakat tetap terjaga.

“Selain jembatan armco dan bailey sementara, kami sedang menyusun desain jembatan permanen yang sesuai dengan kondisi geografis Malalak yang curam dan berada di kawasan hutan lindung,” jelas Dody.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.