Padang – Pemerintah Kabupaten Mentawai berupaya meningkatkan kemandirian pangan melalui kerjasama dengan Universitas Andalas. Penandatanganan nota kesepahaman berlangsung di Gedung Rektorat Limau Manis pada Jumat (9/1/2026), menandai komitmen bersama untuk mengembangkan potensi daerah.

Bupati Mentawai, Rinto Wardana, secara resmi menandatangani dokumen kerjasama tersebut, sementara Universitas Andalas diwakili oleh Wakil Rektor IV Bidang Kelembagaan, Henmaidi. Kemitraan ini mencakup berbagai sektor strategis, termasuk pertanian, teknik, teknologi hasil pertanian, dan peternakan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan fakultas terkait, di antaranya Dekan Fakultas Teknik, Is Prima Nanda, Dekan Fakultas Pertanian, Hendra Dwipa, Dekan Fakultas Peternakan, Mardiati Zain, serta perwakilan dari Teknologi Hasil Pertanian, Alfi Asben.

Henmaidi menyambut baik kolaborasi ini, menyatakan bahwa Universitas Andalas siap mendukung pengembangan Mentawai. “Mentawai punya potensi besar bila disentuh dengan kemajuan teknologi,” ujarnya. Ia meyakini bahwa pemanfaatan sumber daya alam secara optimal akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Lebih lanjut, Henmaidi mendorong seluruh fakultas terkait untuk menjadikan kerjasama ini sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat. “Aplikasikan keilmuan yang dimiliki,” tegasnya, menekankan peran penting perguruan tinggi dalam memajukan daerah. Ia menambahkan, “Perguruan Tinggi tidak lagi sebagai menara gading, tetapi turun ke masyarakat.”

Rinto Wardana menyampaikan harapannya agar para ahli dari Universitas Andalas dapat membantu mengoptimalkan potensi Mentawai yang belum termanfaatkan. Ia menyoroti masalah ketergantungan daerahnya pada pasokan komoditas pertanian dan peternakan dari luar. “Banyak komoditas pertanian dan peternakan yang masih bergantung kepada daerah luar,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem seringkali mengganggu pasokan, yang berdampak langsung pada kebutuhan pokok masyarakat. Komoditas yang dimaksud meliputi beras, telur, daging, serta berbagai produk pertanian seperti cabai.

Oleh karena itu, Rinto Wardana menegaskan tekadnya untuk mengurangi ketergantungan tersebut dan mewujudkan kemandirian Mentawai. “Ia ingin Mentawai mandiri, bahkan kalau bisa mengekspor komoditas pertanian,” tegasnya, menunjukkan ambisi untuk menjadikan Mentawai sebagai produsen utama.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Mentawai didampingi oleh Kepala Dinas Perikanan, Zakirman, Kepala Dinas SDM, Rinaldi, serta sejumlah staf lainnya.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.