Padang – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mendorong hilirisasi produk pertanian di Sumatera Barat (Sumbar) untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Dorongan ini disampaikan saat Rapat Koordinasi Ketersediaan Pangan se-Sumbar 2025 di Auditorium Gubernuran Sumbar, Selasa (16/9).

Mentan menyoroti potensi besar komoditas unggulan Sumbar, terutama gambir. Ia menekankan pentingnya pembangunan industri gambir di Sumbar.

“Jika di Sumatera Barat kekuatannya ada pada gambir, maka industrinya harus berdiri di sini,” tegas Amran.

Menurutnya, gambir dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tinggi seperti tinta, obat-obatan, dan kosmetik. Hilirisasi gambir berpotensi meningkatkan nilai tambah hingga seratus kali lipat, mencapai triliunan rupiah.

Mentan meminta Pemerintah Provinsi Sumbar mengirim putra-putri terbaik untuk belajar teknologi hilirisasi gambir ke luar negeri. Kementerian Pertanian siap mendukung penuh dengan anggaran Rp44 triliun.

“Bagi kepala daerah yang benar-benar membutuhkan, silakan ajukan proposal pembangunan pabrik yang visible,” ujarnya.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan komitmen menjadikan Sumbar sebagai lumbung pangan nasional. Sektor pertanian menjadi penopang utama ekonomi daerah, dengan kontribusi 21,37 persen terhadap PDRB 2024.

“Visi kita jelas, Sumatera Barat Madani yang Unggul dan Berkeadilan. Salah satu misi utamanya adalah mewujudkan ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” kata Mahyeldi.

Pemprov Sumbar mengalokasikan minimal 10 persen APBD untuk sektor pertanian. Program strategis seperti penanaman jagung 5.000 hektare, pengembangan kopi, kakao, kelapa, dan percepatan sertifikasi ISPO untuk perkebunan sawit rakyat terus dijalankan.

Mahyeldi optimistis dengan dukungan pemerintah pusat, kelembagaan petani akan diperkuat, benih unggul disediakan, dan infrastruktur pangan dibangun. Sinergi pusat dan daerah diharapkan memantapkan Sumbar sebagai motor penggerak ketahanan pangan dan ekonomi nasional.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.