Jakarta – Era Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia resmi berakhir. Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memecat mantan bintang Barcelona itu pada Kamis, 16 Oktober 2025, menyusul kegagalan skuad Garuda lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Pemecatan ini terjadi empat hari setelah Indonesia dipastikan tersingkir di putaran keempat kualifikasi zona Asia, usai takluk 0-1 dari Irak pada Minggu, 12 Oktober lalu. Kekalahan tersebut menempatkan Indonesia di dasar klasemen Grup B.

Sebelumnya, Tim Merah Putih juga kalah 2-3 dari Arab Saudi pada pertandingan pembuka Grup B, Kamis, 9 Oktober. Hasil buruk ini sekaligus mengubur mimpi Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

PSSI mengumumkan pengakhiran kerja sama dengan Kluivert dan staf kepelatihannya atas dasar persetujuan kedua pihak. “Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan,” demikian pernyataan PSSI melalui situs resmi federasi.

Kluivert ditunjuk PSSI sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia pada 8 Januari 2025, menggantikan Shin Tae-yong dari Korea Selatan yang dipecat beberapa hari sebelumnya. Pelatih asal Belanda ini diikat kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan, serta dibebani target utama membawa Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Tujuan jangka panjangnya meliputi Olimpiade 2028 dan Piala Dunia 2030.

Selama delapan pertandingan resmi di bawah asuhannya, Kluivert mencatatkan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan empat kekalahan. Mantan pemain Ajax Amsterdam itu mengawali tugasnya dengan mempersiapkan tim untuk dua laga lanjutan penyisihan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pada putaran ketiga tersebut, Indonesia kalah telak 1-5 saat bertandang ke markas Australia pada 20 Maret, namun kemudian bangkit dengan kemenangan 1-0 atas Bahrain di kandang lima hari berselang. Ole Romeny, pemain naturalisasi yang baru bergabung, mencetak gol di kedua pertandingan tersebut.

Kiprah positif berlanjut dengan kemenangan 1-0 atas Cina di kandang pada 5 Juni, kembali melalui gol Ole Romeny yang mencatatkan tiga gol beruntun dalam tiga laga pertamanya. Namun, di laga terakhir putaran ketiga, Indonesia dihantam Jepang 0-6 dalam laga tandang pada 10 Juni. Meski demikian, Timnas Garuda berhasil lolos ke putaran keempat karena finis di peringkat keempat Grup C.

Untuk mempersiapkan putaran keempat, Indonesia melakoni dua pertandingan persahabatan FIFA Match Day September. Tim Garuda berhasil mengalahkan Taiwan 6-0 dan bermain imbang tanpa gol melawan Lebanon, keduanya digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Berbekal hasil tersebut, Jay Idzes dan rekan-rekannya berangkat ke Jeddah, Arab Saudi, untuk menghadapi putaran keempat. Namun, harapan untuk melaju ke Piala Dunia 2026 pupus setelah kekalahan 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak, yang mengakhiri perjalanan Timnas Indonesia di kualifikasi.

Berikut catatan delapan pertandingan Timnas Indonesia di bawah Patrick Kluivert:

Pertandingan Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia

20 Maret 2025: Australia vs Indonesia (5-1)

25 Maret 2025: Indonesia vs Bahrain (1-0)

5 Juni 2025: Indonesia vs Cina (1-0)

10 Juni 2025: Jepang vs Indonesia (6-0)

FIFA Match Day

5 September 2025: Indonesia vs Taiwan (6-0)

8 September 2025: Indonesia vs Lebanon (0-0)

Pertandingan Grup B Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia

9 Oktober 2025: Indonesia vs Arab Saudi (2-3)

12 Oktober 2025: Indonesia vs Irak (0-1)

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.