Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan pembangunan stasiun terintegrasi di Jakarta International Stadium (JIS) Tanjung Priok ditargetkan rampung pada November 2025. Menhub telah meminta PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk mempercepat pengoperasian stasiun ini demi memudahkan akses masyarakat menuju kawasan JIS.
Menurut Dudy, kawasan JIS kian ramai dikunjungi masyarakat karena sering menjadi pusat penyelenggaraan berbagai acara. “Harapannya satu sampai dua bulan ini bisa selesai. Hal ini penting karena akhir tahun itu akan banyak event yang berlangsung,” kata Dudy Purwagandhi dalam sebuah media briefing di Jakarta pada Selasa, 30 September 2025.
JIS memang sering digunakan sebagai lokasi kegiatan berskala besar. Selain pertandingan sepak bola, stadion ini pernah menjadi tuan rumah konser musik papan atas seperti Dewa 19, Maroon 5, dan Seventeen. Sejumlah festival, karnaval, hingga acara keagamaan seperti Salat Idul Fitri dan Idul Adha juga pernah diselenggarakan di kawasan tersebut.
Saat ini, masyarakat dari luar Jakarta yang ingin berkunjung ke JIS masih kerap menghadapi kendala. Mereka harus turun di Stasiun Commuter Ancol dan melanjutkan perjalanan dengan angkot atau Transjakarta. Dengan adanya stasiun baru di kawasan JIS, Dudy Purwagandhi berharap akses transportasi publik akan semakin mudah. “Nanti para pengunjung tidak akan sulit lagi kalau ingin berkunjung ke sana,” ucap Menhub.
Selain membahas pembangunan stasiun JIS, Dudy Purwagandhi turut membeberkan rencana Kementerian Perhubungan setelah merevitalisasi Stasiun Commuter Tanah Abang. Ia menyebut, meskipun stasiun tersebut sudah beroperasi, beberapa fasilitas belum tersedia secara optimal. Dudy meminta Pemerintah Jakarta segera memenuhi kebutuhan fasilitas tersebut agar pengguna commuter line Tanah Abang semakin nyaman dan tenang.
Pembahasan soal akses transportasi publik ke kawasan JIS sendiri memang menjadi prioritas Gubernur Jakarta Pramono Anung. Berdasarkan penelusuran, dalam janji kampanyenya sebelum terpilih menjadi gubernur, Pramono kerap menyinggung perihal perluasan jalur transportasi dari Ancol menuju JIS.
Pada September tahun lalu, misalnya, Pramono sempat mengomentari bahwa infrastruktur di stadion itu sudah bagus, tetapi tidak dilengkapi dengan moda transportasi yang memadai. Pramono menuturkan, masyarakat yang menonton konser di JIS membutuhkan waktu dua jam untuk mendapatkan akses angkutan umum.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini mengaku terinspirasi dari sejumlah kota di negara lain yang memiliki akses transportasi umum publik yang terletak dekat stadion. “Belajar dari perkembangan kota-kota dunia yang ada gedung olahraganya, pasti di bawahnya ada transportasi umum publik,” ucap Pramono pada Jumat, 6 September 2024.











