Paris – Kylian Mbappe angkat bicara membela bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, yang menjadi sorotan publik. Mbappe mendesak para kritikus dan netizen untuk berhenti menekan pemain berusia 18 tahun itu, menegaskan bahwa Yamal harus dibiarkan berkembang tanpa gangguan dari luar lapangan.
Dilansir pada Minggu (12/10), Mbappe menyampaikan permintaan tersebut di tengah penampilan cemerlang Yamal yang juga diiringi berbagai tekanan.
Yamal diketahui menikmati awal musim yang mengesankan di LaLiga bersama Barcelona. Ia mencetak dua gol dan menyumbangkan tiga assist dalam empat pertandingan, meskipun cedera pangkal paha membuatnya absen dalam beberapa pekan terakhir. Penampilan konsistennya di usia muda menempatkannya sebagai salah satu talenta terbaik di generasinya.
Pemain sayap itu juga baru saja memenangkan Trofi Kopa keduanya secara beruntun pada upacara Ballon d’Or bulan lalu.
Namun, Yamal dicoret dari skuad Spanyol untuk kualifikasi Piala Dunia melawan Georgia dan Bulgaria akibat masalah kebugaran. Ketidakhadirannya memicu ketegangan antara Barcelona dan federasi sepak bola Spanyol terkait penanganan kondisi fisiknya.
Selain persoalan di lapangan, kehidupan pribadi Yamal juga kerap menjadi bahan perbincangan publik. Sorotan berlebihan terhadap gaya hidup dan keputusan pribadinya semakin mempersulit situasi bagi pemain muda itu. Mbappe menilai tekanan semacam itu tidak adil bagi seseorang yang baru berusia 18 tahun.
Dalam wawancaranya bersama Jorge Valdano di Movistar, Mbappe menegaskan pentingnya melindungi Yamal dari kritik yang tidak perlu. Menurut Mbappe, setiap anak muda pasti membuat kesalahan, dan hal itu merupakan bagian dari proses tumbuh dewasa. Yang terpenting, lanjutnya, adalah menjaga gairah dan kecintaan Yamal terhadap sepak bola.
Mbappe juga menekankan bahwa bakat besar Yamal seharusnya dihargai, bukan dijadikan bahan gosip. Ia mengingatkan publik untuk fokus pada performa Yamal di lapangan, bukan kehidupan pribadinya.











